Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Sehat Pagi sampai Malam Ala Rasulullah

Alhamdulillah, bisa ngepost lagi soob, setelah sibuk dengan urusan sekolah, sekarang bsia kembali lagi ke depan komputer untuk Blogging, sempat baca baca buku, eh dapat Artikel yang menarik, tentang kesehatan ala Rosulullah sob.
Terkadang ita terjebak dengan pikiran bahwa menjaga kualitas kesehatan itu sulit dan memerlukan biaya besar kan?. Padahal, aslinya sangat simpel looh. Nabi SAW mencontohkan ini dalam kehidupannya dan dapat dengan mudah kita tiru.

1. Bangun Shubuh.
Ini tentunya paling terkeal, dengan bangun pagi, pikiran dan perasaan juga biasanya lebih segar dan rileks. Bangun Shubuh juga dapat mencegah stroke dan tekanan darah tinggi yang umumnya rentan terjadi pada waktu itu karena penyempitan pembuluh dara. Di luar itu sebenarnya terkait asupan awal yang di terima tubuh, yakni udara sega. menurut para pakar udara, waktu Shubuh sangat baik karena aya oksigen dan relatif masih bersih tak terkotori unsur lain. Udara yang baik tentu saja berguna untuk metabolisme tubuh dalam beraktivitas seharian penuh.

2. Minum Air Putih dan Madu
Nabi biasa membuka sarapan dengan air putih dan sesendok madu. Dua unsur ini sangat luar biasa manfaatnya. Madu Masyur sebagai penyembuh dan air putih kaya akan mineral yang menyukupi kebutuhan tubuh akan cairan dans ebagai pencuci hati. Madu juga terkenal sebagai unsur yang dapat membersihkan usus dan mencegah peradangan.

3. Mengkonsumsi Minyak Zaitun
Saat siang dan menjelang sore, Nabi juga biasa mengkonsumsi cuka, minyak zaitun da roti. Kombinasi makanan ini ternyata dapat menguatkan tulang, mencegah kepikunan serta menghancurkan kolesterol jahat dalam tubuh. pada musim dingin, makananan ini sangat baik menjaga kestabilan suhu tubuh.

4. Makan Sayuran di Malam Hari
Konsumsi sayuran di amlam hari juga di lakukan Rosulllah SAW. beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah saw selalu mengonsumsi sana al makki dan sanut. Meurut Prof. Dr. Musthofa, di Mesir keduanya mirip dengan sabbath dan ba'dunis. Nama nama ini tak lain adalah sayuran yang juga banyak kita temui di negara kita. Bentuk olahan sayuran tertentu banyak ragamnya, seperti CapCay, Sayur Lodeh, Sayur Sup de el el.
Rasulullah biasanya tidak langsung tidur setelah makan malam, melainkan beraktivitas terlebih dulu supaya mekanan yang di konsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah di cerna, caranya juga bsia dengan shalat looh, Sabda Rosul :
Cairkan makanan kalian dengan berzikir kepada Allah swt dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan karena dapat membuat hati kalian menjadi keras (HR Abu Nu'aim dari Aisyah r.a)

Rosulullah saw sering menyempatkan diri untuk berolahraga. Terkadang ia berolahraga sambil bermain dengan anak anak dan cucu cucunya. Pernah pula Rosulullah lomba lari dengan istri tercintanya Aisyah r.a.

Rasulullah saw tidak menganjurkan umatnya untuk begadang. Biasanya ia tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi. Istirahat yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena tidur termasuk hak tubuh. Terbukti apa yang dilakukan Nabi sangat baik karena sesuai sesuai dengan irama biologis tubuh.jadi kan tidak ada salahnya kita coba mempraktekkan sob.

Semoga beberpa tips kesehatan ala Rosulullah di atas dapat memberi manfaat kepada kita semua untuk hidup sehat tentunya.
sumber Hidayah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

 MY JOURNEY TO ALLAH

Sebelum membahas hidup seHat Rasulullah, ada fakta-fakta nya Nih….


FAKTA SEJARAH

• RASULULLAH SANGAT SEHAT
• USIA 53 TAHUN BARU NIKAH DGN AISYAH
• 53 – 62 TAHUN BANYAK TERJADI PERANG
• SAKIT CUMA 2 KALI SEUMUR HIDUP
• TAHAJJUD LAMANYA 6 JUZ QUR’AN
• EMOSI RASULULLAH SANGAT STABIL
• RASULULLAH SANGAT PRODUKTIF


mau sehat ala Rasulullah????

RAHASIA KESEHATAN NABI


• SHOLAT SUBUH BERJAMA’AH
memberi hikmah yg mendalam antara lain :
- Berlimpah pahala dari Allah SWT
- Kesegaran udara subuh yg bagus untuk kesehatan / terapi penyakit TB
- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan.

• TERLETAK DALAM SUNNAH KEHIDUPANNYA :


 TIDAK MAKAN TERLALU BANYAK
Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda : Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.

 BAK dan BAB DENGAN BERJONGKOK
Tahu enggak gimana JOngkoknya nabi waktu BAK???
Pasti tau kan??? Caranya kedua kakinya “jingjit” kalo kata orang sunda mah ”jengke”..
kalo BAB nya jongkok tapi kaki kirinya kedepan, masih dengan posisi ”jengke” ya

 BANYAK MAKAN BUAH

 TIDAK MENCAMPUR MAKANAN PANAS DAN DINGIN
Contoh : kalo lagi makan baso yang panas dan pedes, minumnya es kan???
Ayo ngaku... nah itu yang dimaksud mencampur makanan panas dingin..

 BERSIH DAN SELALU WANGI
“Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan pemakai harum-haruman” (HR Muslim).

 TIDAK PEMARAH
Hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa.

 TAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.

 OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT.

 GEMAR BERJALAN KAKI
Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir, pori-pori terbuka dan peredaran darah akan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung.





Nah, tips-tips diatas itu berlaku untuk laki-laki maupun perempuan, mau akhwat atupun ikhwan..

Selain badan sehat, dan pahala juga lho, karena kita menjalankan sunnah Rasul...


So hidup sehat, siapa takut??!!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hidup Sehat Ala Rasulullah

Islam merupakan agama yang sempurna. Kesempurnaannya meliputi urusan dunia dan akhirat, yang abstrak maupun kongkrit, termasuk juga masalah jasmani dan rohani. Kesempuraan Islam itu telah diproklamirkan langsung oleh Allah subhanahu wata’ala Sang penguasa alam raya ini melalui utusan-Nya. Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, 


"Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan untuk kamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu" (Qs. al-Maidah: 3)


Islam tidak mengharapkan umatnya lemah, apalagi sakit-sakitan. Oleh karena itu, pola hidup sehat dan membimbing umat untuk hidup sehat agar menjadi umat yang kuat diajarkan dalam Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
"Mukmin yang kuat itu lebih baik, dan lebih dicintai oleh Allah dibanding mukmin yang lemah". (HR. Imam Ahmad).


Banyak ayat al-Quran yang membicara-kan tentang pentingnya kesehatan dan harus mengutamakan kesehatan. Begitu pula hadits-hadits Rasulullah yang mulia, banyak menjelaskan tentang pentingnya kesehatan dalam kehidupan seorang mukmin.



Di antara ayat al-Quran yang menjelaskan pentingnya mengutamakan kesehatan adalah firman Allah subhanahu wata’ala, artinya,
"…Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air besar (kakus) atau menyentuh perempuan, lantas kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang bersih (suci)".(QS. al-Maidah: 6). 
Di antara masalah yang dijelaskan dalam ayat ini adalah hukum orang sakit yang tidak boleh tersentuh air. Karena bisa jadi air akan membahayakan jiwanya atau akan menghambat proses penyembuhan penyakitnya, atau bahkan memperparah sakit yang sedang ia derita.



Dalam keadaan seperti tersebut di atas, Allah subhanahu wata’ala memberikan solusi untuk hamba-Nya yang akan menunaikan kewajibannya, tanpa harus meninggalkannya. Yaitu dengan disyari'atkannya tayammum bagi orang-o-rang yang sedang mengalami kasus seperti di atas. Karena Islam melarang hal-hal yang bisa mendatangkan bahaya bagi diri sendiri, apalagi bagi orang lain. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, 
"Tidak diperkenankan membahayakan pribadi dan orang lain". (HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh syaikh al-Albani)


Dalam ayat lain, artinya, 
"…Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain". (QS. al-Baqarah : 184)


Ayat ini menjelaskan tentang beberapa permasalahan seputar puasa. Di dalam ayat ini Allah subhanahu wata’ala membolehkan bagi orang yang sakit dan dalam perjalanan untuk tidak berpuasa, dan memberikan kelonggaran baginya dengan mengganti puasa yang ditinggalkan pada hari-hari yang lain.



Maha suci Allah yang telah mensyari'atkan agama Islam ini dengan penuh hikmah, bijaksana, dan sangat sempurna. Bahkan dalam kasus-kasus tertentu orang sakit diharamkan baginya untuk berpuasa. Hal ini menunjukkan betapa Islam sangat memper-hatikan dan mengutamakan kesehatan. Sebagai contoh: Seseorang yang sedang menderita penyakit tertentu, kemudian seorang dokter ahli yang menanganinya mengatakan, “Jika ia (pasien) berpuasa dalam kondisi saat ini, maka penyakitnya akan tambah parah, bahkan dapat menyebabkan kematian”. Maka dengan perkataan dokter ahli itu, orang yang sakit tadi dilarang berpuasa (haram).



Di antara petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam menjaga kesehatan adalah yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Hakim dan Ibnu Hibban, "Tidak ada bejana yang lebih buruk yang diisi oleh manusia melainkan perutnya sendiri. Cukuplah seseorang itu mengonsumsi beberapa kerat makanan yang dapat menegakkan tulang punggungnya. Jika terpaksa, maka ia bisa mengisi sepertiga perutnya dengan makanan, sepertiga lagi dengan minuman, dan sepertiga sisanya untuk nafas". Di dalam hadits ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan petunjuk kepada kita agar jangan over dosis makanan, sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan, dan akan menyebabkan seseorang mudah terkena penyakit.. Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, 
"…Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesunguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan." (QS. al-A'raf : 31)


Para ulama dan para sejarawan yang meneliti sejarah kehidupan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mendapati pola hidup sehat yang sangat ideal bagi kehidupan manusia dalam mengisi aktivitas kehidupannya sehari-hari. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak mengonsumsi yang haram dan yang kotor. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam hanya mengonsumsi yang halal dan thayyib (yang halal dan yang baik). Bahkan kalau kita mau meneliti hadits-hadits yang membicarakan tentang perbuatan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka kita akan mendapati, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah manusia yang sangat peduli dalam menjaga kesehatan tubuh.



Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, 
"Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah suri teladan yang baik bagimu..." (QS. al-Ahzab: 21).


Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di berkata di dalam tafsirnya, "Suri teladan itu ada dua macam; yang pertama suri teladan yang baik, yang ke dua suri teladan yang buruk. Suri tauladan yang baik itu ada pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam Barangsiapa yang meneladaninya, maka ia akan memperoleh kemuliaan dari Allah. Ia akan berjalan di atas jalan yang lurus dan benar. Karena para Rasul itu berjalan di atas jalan yang lurus dan benar. Adapun mengikuti jalan yang menyelisihi jalan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka ini adalah contoh meneladani suri teladan yang buruk. Hal semacam ini pernah dilakukan oleh orang-orang kafir ketika diajak oleh para rasul untuk mengikuti jalan mereka. Orang-orang kafir itu berkata,
"Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan mengikuti jejak mereka" (QS. az-Zukhruf : 22).


Cukuplah bagi kita dalam mengarungi kehidupan di dunia ini dengan meniru dan meneladani Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Mudah-mudahan hal itu menjadi bukti atas cinta kita kepada beliau, sekaligus kesetiaan kita dalam mencintai Allah dan rasulNya. Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya, 
"…Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Rasulullah), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." (QS. Ali 'Imron: 31) 
Karena hanya dengan meneladani beliaulah kebahagiaan yang hakiki dapat diraih.



Sungguh seandainya sesuatu yang kita tiru dan ikuti itu menyelisihi tuntunan Rasullulah shallallahu ‘alaihi wasallam, sementara kita tetap bersikukuh untuk mengikutinya, berarti kita telah melakukan perbuatan yang pernah dilakukan oleh orang-orang kafir dahulu. Orang-orang kafir itu bersikukuh mengikuti jalan nenek moyang mereka yang jelas-jelas menyelisihi jalan para Rasul. Sebagaimana disebutkan dalam ayat di atas.



Kenyataan yang ada di masyarakat sungguh sangat disayangkan. Kebanyakan dari kita telah salah dalam melangkah. Terjebak dalam mengikuti jejak. Tertipu dalam meniru, dan masa bodoh dalam mengambil contoh. Karena kurangnya kita dalam menggali dan mengamalkan ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kita banyak meninggalkan Kalamullah, mengesampingkan ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Kurang mau tahu terhadap perjalanan hidup Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Kita lalai dengan gemerlap kehidupan dunia. Akibatnya umat Islam menjadi umat yang lemah, menjadi umat tertinggal, umat yang tertindas, umat yang mudah diombang-ambingkan oleh orang-orang yang selalu membenci Islam dan umat Islam.



Melalui selembar kertas ini, penulis mengajak kaum muslimin untuk kembali mempelajari ajaran Rasululah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk diamalkan. Mempelajari sejarah hidupnya untuk dijadikan patokan dalam mengarungi kehidupan didunia ini. Agar kita tidak menyimpang dari jalan yang benar dan menjadikan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai teladan sejati dalam mengisi berbagai sisi kehidupan. Seperti: Cara makan dan menjaga kesehatan; Cara berpakaian; Cara berumah tangga dan bertetangga; Cara bermasyarakat dan bernegara dan lain sebagainya. Mari kita berusaha untuk sehat dan bahagia dengan meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Hal ini tidak lain, kecuali karena memang pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam itu benar-benar terdapat suri teladan yang baik bagi orang yang beriman dan mengharap rahmat dari Allah subhanahu wata’ala.



Mudah-mudahan Allah subhanahu wata’ala menjadikan kita semua termasuk orang-orang yang cinta kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan membuktikannya dengan banyak meniru dan mencontoh dari kehidupannya, meninggalkan dan membenci hal-hal yang menyelisihi jalan dan petunjuk-nya. Shalawat dan salam semoga tetap terlimpahkan atas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, keluarga, shahabat, dan para pengikutnya. Alhamdulillahirabbil 'alamiin. (Ibnu Thayyib Maksudi al-Bantani).


Sumber: (Taisir al-Kariim ar-Rahman, Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, at-Tibbun Nabawi, Ibnul Qoyyim al-Jauzi, Tafsir al-Quran al-Karim surat al-Baqoroh, Syaikh al-Utsaimin).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS